Rabu, 27 Juni 2012

SEJAUH MANAKAH UU PERLINDUNGAN KONSUMEN SUDAH DITEGAKKAN

Di dalam sebuah perekonomian ada tiga pemeran utama yang menjalankan peranan yang sangat penting, diantaranya konsumen, produsen, dan distributor. Terkait dengan judul di atas, fokus saya adalah membahas hal-hal mengenai konsumen. Konsumen merupakan pihak (baik individu maupun kelompok) yang menggunakan sejumlah barang atau jasa yang telah diproduksi oleh produsen sebelumnya, guna menambah nilai dari barang atau jasa tersebut. Konsumen merupakan target atau sasaran utama bagi para produsen. Prinsip yang pada umumnya berlaku adalah semakin banyak konsumen yang dapat diraih oleh suatu produsen, maka dapat menjadi jaminan pula produsen tersebut untuk mendapatkan laba atau keuntungan yang sebesar-besarnya. Oleh karena prinsip yang sedemikian sederhananya itu, banyak produsen yang tidak mengindahkan para konsumennya. Banyak produsen yang kurang, bahkan tidak sama sekali memperhatikan atau memperdulikan apa-apa yang nantinya didapatkan oleh konsumen sebagai timbal balik dari keuntungan yang telah diperoleh produsen. Ditambah lagi dengan banyaknya para produsen yang bersaing ketat antara satu dengan yang lain, kecurangan bukan lagi hal yang asing di telinga mereka. Kecurangan yang mereka lakukan sudah menjadi hal yang lumrah. Terlebih lagi sudah menjadi tradisi turun-temurun yang dilakukan oleh kebanyakan produsen. Padahal, konsumen seharusnya dijadikan layaknya raja oleh para produsennya. Tanpa mereka, produsen bukanlah apa-apa. Banyak produk yang sudah tidak layak konsumsi (baik barang maupun jasa) masih beredar di berbagai pasar, mini market, dan sebagainya. Produk-produk yang seperti itu dapat menimbulkan ketidakpuasan bagi konsumennya. Tidak hanya itu, bagaimana bila produk yang sudah tidak layak konsumsi itu merupakan produk pakan (berupa makanan), pastinya dapat mengancam keselamatan para konsumennya. Saya bingung dan selalu saja bingung. Sudah ada undang-undang perlindungan konsumen tetapi masih saja ada yang seperti itu. Sudah ada sidak (inspeksi mendadak) yang dilakukan oleh orang-orang pemerintahan tetapi juga masih saja ada yang seperti itu. Memang tidak mungkin untuk menghapus bersih seluruh kecurangan-kecurangan yang telah dilakukan oleh banyak produsen tadi. Tetapi paling tidak pemerintah mutlak harus bisa untuk meminimalisir atau meminimakan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan tersebut. Karena tidak dapat kita pungkiri bahwa tidak ada sesuatu di dunia ini yang sempurna. Berikut ini adalah beberapa undang-undang perlindungan konsumen dan dasar hukum lain yang seharusnya sudah diterapkan di negara indonesia ini, antara lain: 1. Undang Undang Dasar 1945 Pasal 5 ayat (1), pasal 21 ayat (1), Pasal 21 ayat (1), Pasal 27 , dan Pasal 33. 2. Undang Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1999 No. 42 Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia No. 3821. 3. Undang Undang No. 5 tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Usaha Tidak Sehat. 4. Undang Undang No. 30 Tahun 1999 Tentang Arbritase dan Alternatif Penyelesian Sengketa. 5. Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2001 tentang Pembinaan Pengawasan dan Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen. 6. Surat Edaran Dirjen Perdagangan Dalam Negeri No. 235/DJPDN/VII/2001 Tentang Penangan pengaduan konsumen yang ditujukan kepada Seluruh dinas Indag Prop/Kab/Kota. 7. Surat Edaran Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri No. 795 /DJPDN/SE/12/2005 tentang Pedoman Pelayanan Pengaduan Konsumen. Menurut saya, faktor utama yang sampai sekarang ini belum membuat para produsen jera dan tidak beredarnya barang atau jasa yang tidak layak lagi bagi konsumennya adalah kurang tegasnya pemerintah dalam beberapa hal, antara lain: 1. Pemerintah masih belum menjadikan undang-undang dan dasar hukum di atas sebagai panutan atau acuan. Akibatnya pemerintah, dalam melakukan tugasnya melindungi para konsumen, berjalan secara tidak sistematis dan tidak terstruktur. Oleh karena itu, banyak program dari pemerintah yang kurang berjalan maksimal. 2. Pemerintah hanya berani untuk menindak secara tegas bagi orang-orang yang tidak memiliki jabatan, kekuasaan, wewenang, dan semacamnya. Bagi orang-orang (produsen) yang memiliki hal-hal tersebut, pemerintah selalu saja ciut. Entah itu karena mereka mempunyai uang sehingga dapat mengatur balik pemerintah, atau hal lain terjadi di dalamnya. Saya yakin masyarakat saat ini sudah pintar-pintar untuk mengetahui baik buruknya pemerintahan. Dari segi barang berupa pakan, sudah banyak kita temukan makanan yang sederhana, namun kandungannya tidak sederhana (kompleks). Banyak makanan yang mengandung zat-zat kimia berbahaya yang seharusnya tidak masuk ke dalam lambung manusia. Misalnya boraks, formalin, dan sejenisnya. Itu semua adalah zat-zat berbahaya yang digunakan untuk deterjen, pengawet jenazah (mayat), dan lain-lain. Seharusnya para produsen berfikir bagaimana jika dia lah yang menjadi konsumen atas produk-produk tersebut. Pastinya dia juga tidak mau untuk mengkonsumsinya. Semestinya dengan pikiran yang seperti itu, para produsen akan enggan untuk melakukan hal-hal kotor tersebut. Padahal saya yakin, dengan cara yang jujur dan benar, para produsen masih bisa meraup keuntungan dari konsumen. Bahkan bukan cuma itu, produsen pasti akan mendapatkan banyak pelanggan tetap yang loyal terhadapnya. Berbeda dengan produsen yang melakukan kecurangan. Dia memang akan mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan biaya produksi yang sekecil-kecilnya, namun itu hanya sementara. Setelah si konsumen tahu akan keburukan barang-barang si produsen, pasti dia akan meninggalkan produk tersebut. Karena sekali lagi saya tekankan, masyarakat bukanlah orang-orang yang bodoh, yang nantinya akan membeli atau mengkonsumsi barang atau produk yang sama ketika dia tahu bahwa produk itu kurang baik untuk dirinya, apalagi untuk kesehatannya. Untuk pemerintah, sebaiknya jalankan dan terapkanlah terlebih dahulu undang-undang dan dasar hukum perlindungan konsumen. Selain itu, saya harap pemerintah dapat menindak secara tegas tanpa membeda-bedakan siapa yang bersalah.

ONE PIECE, LUFFY’S FAMILY

Belakangan ini saya benar-benar jatuh hati pada anime yang satu ini, sampai saya tidak tanggung-tanggung untuk mendownload 500 episodenya di internet. Yang membuat saya kagum pada anime ini adalah begitu kuatnya hubungan pertemanan (nakama, dalam bahasa jepang, yang sering disebut di serial tv animasinya) yang melatar-belakangi petualangan mereka demi meraih tujuan masing-masing. Tiap-tiap anggotanya rela mati demi menolong atau menyelamatkan rekan satu kapal mereka. Mereka memiliki tujuan masing-masing, tetapi mereka mewujudkannya dengan bersama-sama. Monkey D Luffy, tokoh utama dalam anime ini. Dia merupakan orang yang berkemauan keras dan tidak mau mengalah dalam meraih mimpinya menjadi raja bajak laut (the king of pirates). Dia memakan satu dari sekian banyak devil’s fruit (buah setan) tipe paramaecia, gomu gomu fruit. Gomu gomu berarti karet, oleh karena itu dia dapat membuat seluruh bagian tubuhnya melar bagaikan karet. Beberapa jurusnya yang sering dia pakai antara lain: • Gomu gomu no pistol  luffy melesatkan pukulan ke musuhnya dengan kecepatan penuh seperti pistol yang ditembakkan. • Gomu gomu no bazooka  luffy menggunakan kedua tangannya untuk menghempaskan musuhnya, biasanya dia mengenai jurus ini pada bagian perut. Jurus ini tentunya lebih kuat dari gomu gomu no pistol, sesuai namanya bazooka lebih kuat daripada pistol. • Gomu gomu no gatling gun  luffy melesatkan pukulan bertubi-tubi dengan sangat cepat ke arah musuhnya sehingga terkesan tangannya menjadi sangat banyak seperti senjata gatling gun. Karena luffy sadar dia akan bertemu dengan musuh yang lebih kuat di petualangan selanjutnya, dia harus meningkatkan kekuatannya juga agar bisa melindungi teman-temannya. Pada saat di judiciary island, enes lobby, yang merupakan benteng pertahanan marine yang sangat kuat, saat ingin menyelamatkan nico robin, luffy berhasil menggunakan dua mode terbarunya, yaitu gear second dan gear third untuk mengalahkan lucci. Gear second memungkinkan luffy untuk bergerak sangat cepat sehingga tidak dapat terlihat oleh musuhnya. Sedangkan gear third memungkinkan luffy untuk menghasilkan pukulan-pukulan super kuat ke arah musuhnya, tetapi gear third ini sangat lambat untuk digerakkan. Bounty untuk kepala luffy saat ini adalah 300.000.000 belly. Monkey D Dragon, ayah luffy. Banyak orang yang tidak mengetahui nama panjang dari dragon. Oleh karena itu, banyak orang juga yang tidak mengetahui bahwa dia adalah ayah dari luffy. Luffy sendiripun tidak mengetahui bahwa dragon itu ayahnya. Dragon merupakan orang yang paling dicari oleh marine. Keberadaannya pun tidak pernah diketahui. Dia pemakan devil’s fruit tipe logia, kaze kaze fruit. Kaze kaze berarti angin. Dia dapat memanipulasi angin menjadi topan yang sangat besar. Dia paling dicari karena dia adalah pemimpin pasukan revolusioner yang menentang pemerintahan yaitu marine. Bounty untuknya sebesar 850.000.000 belly. Monkey D Garp, kakek luffy. Dikenal sebagai pahlawan di marine. Dia merupakan vice admiral marine headquarter. Dia dapat bersaing dalam pertarungannya dengan the king of pirates sebelumnya, Gol D Roger. Bisa kita bayangkan seberapa besar kekuatannya bila dia dapat menyaingi roger. Dari kecil luffy telah dilatih oleh garp, kakeknya, agar bisa menjadi pasukan marine yang sangat terlatih. Namun sayang, luffy lebih memilih untuk menjadi the king of pirates. Meskipun garp adalah marine sehingga dia harus menangkap luffy, garp tetap tidak tega untuk menangkap cucunya itu. Portgas D Ace, kakak luffy. Ace bukanlah kakak kandung luffy. Dia merupakan anak dari Gol D Roger. Tetapi dibesarkan bersama-sama dengan luffy. Meskipun bukan kakak kandung, ace tetaplah sayang kepada luffy layaknya adik sendiri. Menurut saya luffy tidak mengetahui bahwa ace bukan kakak kandungnya, tapi itu semua bukanlah masalah. Bounty untuknya sebesar 200.000.000 belly.

Jumat, 15 Juni 2012

Standar Akuntansi Keuangan

Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan adanya akuntansi. Salah satunya adalah tersedianya kesempatan berkarier yang sangat luas. Berikut ini adalah sebagian dari banyaknya profesi-profesi yang ada pada bidang akuntansi, yaitu : 1. Akuntan perusahaan (internal) Akuntan perusahaan (internal) merupakan akuntan yang bekerja di dalam perusahaan dan bertanggung jawab atas berbagai fungsi akuntansi serta keuangan perusahaan. Akuntan perusahaan biasanya bertindak sebagai pengontrol perusahaan, yaitu pengawas terhadap seluruh operasi perusahaan yang berhubungan dengan keluar-masuknya uang. Akuntan perusahaan juga melakukan kegiatan seperti penyusunan laporan keuangan, perencanaan anggaran, penghitungan pajak, dan pemeriksaan internal. Untuk dapat menjadi seorang akuntan perusahaan tidaklah diperlukan syarat-syarat khusus. 2. Akuntan publik Akuntan publik adalah seorang akuntan yang independen (bebas) yang secara perorangan ataupun kelompok memberikan jasa dalam bidang akuntansi bagi perusahaan atau organisasi bisnis dan non-bisnis. Jasa seorang akuntan publik yang pertama dan juga yang utama yaitu memeriksa suatu laporan keuangan organisasi, apakah wajar atau layak. Selain itu, akuntan publik juga menawarkan jasa konsultasi dalam bidang perpajakan, penyusunan laporan keuangan, dan sebagainya. Dalam melakukan pemeriksaan, seorang akuntan publik terikat oleh kode etik dan norma-norma pemeriksaan akuntansi. Untuk menjadi seorang akuntan publik, dia harus lulus ujian profesi dan memiliki nomer register akuntan yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan RI. 3. Akuntan pemerintah Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga-lembaga pemerintahan di suatu Negara yang tugas utamanya merencanakan, mengendalikan, dan memeriksa penggunaan uang atau kekayaan Negara. Lembaga pemerintahan di Indonesia yang paling banyak menggunakan jasa akuntan pemerintah yaitu BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan Direktorat Akuntan Negara Departemen Keuangan. 4. Akuntan pendidik Akuntan pendidik adalah seorang akuntan yang tugas utamanya mengembangkan dan mengajarkan akuntansi, seperti guru mata pelajaran akuntansi, dosen mata kuliah akuntansi, dan lain-lain. Dari keempat bidang profesi akuntansi di atas, kita dapat mengetahui bahwa seluruh profesi akuntansi (dari akuntan perusahaan sampai dengan akuntan pendidik) pasti melakukan proses penyusunan sebuah laporan keuangan. Apa itu laporan keuangan? Bagaimana seharusnya laporan keuangan tersebut? Laporan keuangan adalah sebuah laporan perusahaan yang berhubungan dengan keluar-masuknya uang di dalam perusahaan, yang memiliki beberapa tujuan utama, diantaranya : • Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi. • Menunjukkan apa yang telah dilakukan oleh manajemen atau pertanggung-jawaban manajemen atas sumber daya yang telah dipercayakan kepadanya. Hal ini terkait dengan keputusan investasi atau penggantian jajaran manajemen tersebut. Laporan keuangan yang baik dan benar adalah laporan keuangan yang mengacu kepada suatu sistem dan standar yang telah ditetapkan guna mengatur laporan keuangan suatu perusahaan, sehingga dapat digunakan oleh banyak pihak, baik pihak internal maupun eksternal. Standar tersebut telah dibuat dan ditetapkan dengan nama SAK (Standar Akuntansi Keuangan). Standar Akuntansi Keuangan merupakan himpunan prinsip, prosedur, metode, dan tehnik akuntansi yang mengatur penyusunan laporan keuangan, khususnya yang ditujukan kepada pihak luar seperti pemegang saham, kreditor, investor, dan juga bank. Standar Akuntansi Keuangan senantiasa mengalami perbaikan dan penyempurnaan sedikit demi sedikit, seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, juga sesuai dengan kondisi mutakhir dari kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Standar Akuntansi Keuangan yang terbaru direvisi oleh IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) pada tahun 2004 yang lalu. Standar Akuntansi Keuangan sangatlah dibutuhkan supaya laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang ada menjadi adil dan konsisten dalam menggambarkan kinerja keuangan mereka. Tanpa adanya standar yang ditetapkan diantara perusahaan-perusahaan yang bersangkutan, maka pemakai laporan keuangan (internal maupaun eksternal) perlu mempelajari aturan-aturan akuntansi dari masing-masing perusahaan dan perbandingan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain akan sulit. Standar Akuntansi Keuangan yang digunakan saat ini dikenal sebagai GAAP (Generally Accepted Accounting Principles). Standar ini digunakan sebagai acuan dan umumnya dapat diterima karena badan otoritatif telah menetapkan standar tersebut dianggap sudah sesuai dengan mereka para profesi akuntansi. Komisi sekuritas dan bursa (dalam bahasa inggris : SEC atau Securities and Exchanges Commission) adalah peraturan badan Amerika Serikat yang memiliki wewenang untuk menetapkan standar akuntansi untuk perusahaan publik. Securities act of 1933 dan securities exchanges act of 1934 mengharuskan laporan tertentu untuk diajukan dengan SEC. Misalnya, formulir 10-Q dan 10-K harus diajukan triwulan dan tahunan secara masing-masing. Kepala SEC diangkat dan ditunjuk oleh Presiden Amerika Serikat. Ketika SEC dibentuk, tidak ada badan standar yang mengeluarkan. Namun, bukan standar yang ditetapkan, malah SEC mendorong sektor swasta untuk mengatur mereka. SEC telah menyatakan bahwa standar FASB dianggap memiliki dukungan otoritatif. Pada tahun 1939, didorong oleh SEC, The American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) membentuk Komite Prosedur Akuntansi (dalam bahasa inggris : CAP atau Committee on Accounting Procedure). Dari tahun 1939 sampai dengan 1959, CAP hanya memiliki keberhasilan yang terbatas karena tidak mengembangkan kerangka akuntansi secara keseluruhan, melainkan bertindak pada masalah yang spesifik. Pada tahun 1959, AICPA menggantikan CAP dengan APB (Accounting Principles Board), yang mana terbentuk dan di-isu-kan dari 31 pendapat dan 4 pernyataan, sampai dibubarkannya pada tahun 1973. GAAP muncul dikarenakan oleh pendapat-pendapat dari APB. Komite Standar Akutansi Internasional (dalam bahasa inggris : IASC atau International Accounting Standard Committee), dibentuk pada tahun 1973 untuk mendorong kerjasama internasional dalam mengembangkan prinsip-prinsip akuntansi yang konsisten di seluruh dunia. Pada tahun 2001, IASC digantikan oleh IASB (International Accounting Standard Board), sebuah badan sektor independen swasta yang terstruktur mirip seperti FASB (Financial Accounting Standard Board atau Dewan Standar Akuntansi Keuangan). Dewan Standar Akuntansi Pemerintahan (dalam bahasa inggris : GaSb atau Governmental Accounting Standards Board), laporan keuangan entitas pemerintah Negara dan lokal tidak langsung sebanding dengan usaha. Pada tahun 1984, Dewan Standar Akuntansi Pemerintahan (GaSb) dibentuk untuk menetapkan standar untuk laporan keuangan pemerintah Negara bagian dan lokal. GaSb adalah model setelah FASB. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), pada tanggal 23 desember 2008, dalam rangka ulang tahunnya yang ke-51 mendeklarasikan rencana Indonesia untuk konvergensi terhadap IFRS (International Financial Reporting Standards) dalam pengaturan Standar Akuntansi Keuangan. Pengaturan perlakuan akuntansi yang konvergen dengan IFRS akan diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan yang akan dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2012. Hal ini diputuskan setelah melalui pengkajian dan penelaahan yang mendalam dengan mempertimbangkan seluruh resiko dan manfaat konvergensi terhadap IFRS. Penerapan IFRS telah dilakukan oleh beberapa Negara di dunia baik Negara maju maupun Negara berkembang, diantaranya adalah Korea, India, Kanada, dan lain-lain yang telah mengkonvergensikan negaranya ke dalam sistem IFRS pada tahun 2011. Data yang telah diperoleh dari IASB (International Accounting Standards Board) menunjukkan bahwa telah ada sekitar lebih dari 100 negara di dunia yang telah menerapkan IFRS dengan berbagai tingkat keharusan yang berbeda-beda. Sebanyak 23 negara mengizinkan penggunaan IFRS secara sukarela, 75 negara mewajibkan penggunaan IFRS untuk seluruh perusahaan domestik, dan 4 negara mewajibkan penggunaan IFRS untuk perusahaan domestik tertentu. Pengaruh terhadap IFRS memberikan banyak manfaat terhadap perbandingan-perbandingan laporan keuangan pada suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya juga dapat meningkatkan transparansi dalam pembuatan laporan keuangan. Dengan adanya IFRS yang diterapkan di Indonesia maka Indonesia dapat membandingkan laporan keuangan miliknya dengan laporan keuangan dari Negara lain. Dengan demikian, kita juga orang lain dari Negara yang berbeda dapat melihat bagaimana kinerja perusahaan yang ada di Indonesia melalui laporan keuangan tersebut dan dapat membandingkan kinerja perusahaan mana yang lebih baik, apakah perusahaan di Indonesia atau pun perusahaan di luar Indonesia. Selain daripada hal di atas, manfaat dengan diadakannya konvergensi menuju IFRS, ialah pengurangan biaya modal (cost of capital) yang digunakan, meningkatkan investasi global, dan mengurangi beban penyusunan laporan keuangan. Oleh karena itu, marilah kita dukung standar pelaporan keuangan tersebut agar Negara kita dapat ikut bersaing dengan Negara lain.

International Financial Reporting Standards

IFRS adalah sebuah singkatan dari International Financial Reporting Standards yang merupakan suatu standar pelaporan keuangan internasional yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Akuntansi Internasional yang dikenal dengan IASB (International Accounting Standards Board). Sebelum IFRS dibuat, IFRS terdahulu dikenal dengan IAS (International Accounting Standards). IAS dikeluarkan oleh Badan Komite Standar Akuntansi Internasional atau IASC (International Accounting Standards Commitee) pada tahun 1973 dan diberlakukan pada kala itu sampai dengan tahun 2001. Akan tetapi, pada tanggal 1 April 2001, IASB mengambil alih seluruh tanggung jawab yang ada pada IASC dengan tujuan menyusun standar akuntansi internasional. Pada pertemuan pertamanya antara IASB dengan IASC, IASB mengadaptasi IAS dan SIC (Standing Interpretations Commitee) yang telah ada sebelumnya. Kemudian IASB terus-menerus mengembangkan kedua sistem tersebut lalu mengganti namanya dengan International Financial Reporting Standards atau IFRS. Dari sana lah awal mula lahirnya IFRS. IFRS merupakan suatu kumpulan standar dasar prinsip akuntansi. Oleh karena itu, IFRS mencakup beberapa hal penting seperti di bawah ini, diantaranya: • Peraturan-peraturan Standar Pelaporan Keuangan Internasional yang dikeluarkan setelah tahun 2001. • Peraturan-peraturan Standar Akuntansi Internasional yang dikeluarkan sebelum tahun 2001. • Interpretasi yang berasal dari Komite Interpretasi Laporan Keuangan Internasional yang dikeluarkan setelah tahun 2001. • Standing Interpretations Committee (SIC) yang dikeluarkan sebelum tahun 2001. • Kerangka kerja untuk persiapan dan presentasi laporan keuangan. Tujuan dari adanya kerangka kerja guna persiapan dan presentasi laporan keuangan adalah untuk menciptakan dasar guna standar akuntansi di masa yang akan datang dengan berbasis prinsip, konsisten secara internal, dan dapat diterima secara internasional di seluruh Negara. Oleh karena itu, dewan-dewan dari IASB dan FASB di Amerika Serikat melaksanakan semua proyek secara bersama-sama. Suatu laporan keuangan diharuskan dapat menggambarkan sebuah pandangan yang sebenar-benarnya akan kondisi keuangan suatu perusahaan atau organisasi. IFRS merupakan sebuah pedoman dalam melakukan penyusunan laporan keuangan yang dapat diterima secara global. Apabila suatu Negara telah menerapkan sistem akuntansi tersebut, maka Negara itu akan memungkinkan Negara-negara lainnya di pasar dunia untuk mengerti akan laporan keuangan yang dibuatnya. Dalam hal ini, Indonesia merupakan salah satu Negara yang akan mengkonvergensikan sistem akuntansinya yaitu PSAK menjadi IFRS. Mengapa Indonesia harus mengkonvergensikan atau merubah sistem akuntansinya??? Ada beberapa alasan penting yang harus dipertimbangkan mengapa Indonesia harus menggunakan IFRS. Berikut ini merupakan beberapa alasan tersebut, diantaranya: • Peningkatan daya banding laporan keuangan dan memberikan informasi yang lebih berkualitas di pasar modal internasional. • Menghilangkan hambatan arus modal internasional dengan mengurangi perbedaan dalam ketentuan pelaporan keuangan. • Mengurangi biaya pelaporan keuangan bagi perusahaan multinasional dan biaya untuk analisis keuangan bagi para analis. • Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan menuju “Best Practise”. Indonesia akan mengadopsi IFRS secara penuh pada tahun 2012. Strategi yang digunakan Indonesia dikenal sebagai gradual strategy (strategi bertahap), yang pada umumnya memang layak untuk digunakan oleh Negara-negara berkembang seperti Indonesia. Akan tetapi, bukan hanya itulah satu-satunya strategi yang ada. Strategi lainnya dikenal sebagai big bang strategy. Big bang strategy merupakan sebuah strategi yang pada umumnya cocok diterapkan pada Negara-negara maju. Strategi ini langsung mengadopsi IFRS secara penuh (sekaligus), tanpa perlu melalui tahapan-tahapan tertentu seperti gradual strategy. Proses tahapan-tahapan konvergensi PSAK menuju IFRS pada Negara Indonesia dengan menggunakan metode Gradual Strategy. Dengan mengadopsi IFRS, secara tidak langsung perusahaan atau organisasi yang bersangkutan juga mengadopsi bahasa pelaporan keuangan yang bersifat global, yang nantinya akan dapat dimengerti oleh perusahaan manapun di seluruh belahan dunia, baik perusahaan besar sampai dengan perusahaan kecil. Dengan mengadopsi IFRS, suatu perusahaan akan memiliki daya saing yang lebih besar yang dapat dibandingkan dengan perusahaan lain tanpa kecuali. Oleh karena itu, dewasa ini sudah cukup banyak perusahaan yang mengalami kemajuan yang sangat pesat. Berikut ini adalah perbandingan antara sistem pelaporan keuangan Indonesia (PSAK) dengan IFRS, diantaranya: PSAK IFRS Diatur dalam Undang-undang no. 1 tahun 1995 oleh BAPEPAM (Badan Pengawas Pasar Modal). Diatur oleh IASC (International Accounting Standards Commitee) dalam sistem akuntansi keuangan IFRS PSAK adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menunjukkan seluruh tubuh literatur akuntansi otoritatif termasuk kerangka untuk persiapan dan penyajian laporan keuangan yang diumumkan oleh Dewan Standar Akuntansi Indonesia (DSAK). IFRS adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menunjukkan seluruh tubuh literatur IASB (International Accounting Standards Board) otoritatif. PSAK mencakup pernyataan akuntansi untuk digunakan oleh entitas laba dan nirlaba yang berorientasi, serta sebagai entitas syariah. IFRS dirancang untuk berorientasi pada entitas keuntungan. Setiap entitas mengklaim sesuai dengan PSAK, harus memenuhi semua elemen-elemennya. Akan tetapi, entitas tersebut tidak harus memberikan pernyataan yang eksplisit dari pemenuhan-pemenuhan tersebut dengan PSAK. Setiap entitas mengklaim sesuai dengan IFRS harus memenuhi standar dan interpretasinya, meliputu persyaratan pengungkapan. Entitas telah memberikan pernyataan yang eksplisit terhadap pemenuhan-pemenuhan IFRS. PSAK tidak memberikan persyaratan tertentu dalam laporan keuangan untuk memberikan persentase yang adil. Akan tetapi, konsep tersebut tertanam di dalam Standar Audit Indonesia (Indonesian Audit Standard). IFRS memberikan persyaratan tertentu dalam laporan keuangan untuk memberikan persentase yang adil, pandangan yang adil dan juga benar. Sebuah hirarki dari sumber alternatif ditentukan ketika IFRS tidak menutup suatu masalah. Mirip dengan PSAK. Tudak ada standar khusus untuk UKM (Usaha Kecil dan Menengah), namun ada standar khusus untuk transaksi syariah. Tidak ada standar khusus untuk UKM maupun transaksi syariah. Di dunia internasional atau pasar global, IFRS telah banyak diadopsi oleh banyak Negara-negara dunia. Berikut ini adalah beberapa Negara yang telah menganut sistem pelaporan keuangan IFRS, antara lain: • Afrika • Amerika • Australia • Hongkong • Singapura • Filipina Pada tahun 2008, diperkirakan telah ada sekitar 80 negara yang telah terdaftar dalam bursa efek global yang menerapkan IFRS di Negaranya, baik dalam mempersiapkan sampai dengan mempresentasikannya kepada dunia melalui laporan keuangan Negara tersebut. Pada tahun 2012 nanti adalah saat-saat di mana Negara tercinta kita yaitu Indonesia akan mulai mempraktekkan sistem pelaporan keuangan dunia (IFRS), dengan begitu negara kita dapat bersaing ketat dengan negara-negara lain di dunia. Mudah-mudahan Indonesia sukses dengan penerapan IFRS ini di lapangan, dan dapat menyusul ketertinggalannya dengan Negara-negara yang telah terdaftar dalam bursa efek global tadi, khususnya Negara super power Amerika (USA), amin!!! Jadi kesimpulan yang dapat saya simpulkan yaitu International Financial Reporting Standards atau IFRS merupakan perkembangan dari sistem pelaporan keuangan perusahaan. IFRS memang sangat baik untuk perusahaan guna memajukan perusahaan tersebut. Oleh karena itu, marilah kita mendukung konvergensi ini untuk Indonesia, supaya kelak Indonesia dapat benar-benar dipandang oleh Negara-negara lain.

Minggu, 03 Juni 2012

Cerpen : Romrom n’ Juju (part 3)

Romrom pun bersiap untuk kembali ke desa Suka kamu, Ia tak sabar ingin segera menyampaikan kabar gembira ini kepada Ayah dan Ibunya di rumah. Setelah semua siap, Romrom berpamitan kepada Ibu dan Bapak Juju, juga kepada kembang desa Suka-suka itu. “Pak, Bu, terima kasih atas restunya. Saya pamit pulang dulu, Pak, Bu. Saya berjanji, saya pasti akan kembali bersama rombongan keluarga saya”, pamit Romrom kepada Bapak dan Ibu Juju. “Iya, nak, kamu hati-hati di jalan”, ucap Bapak. “Iya, hati-hati, kami akan menunggu kedatanganmu, nak”, sahut Ibu. Juju juga berpesan, “hati-hati, kang...”, sambil senyum-senyum. “iya, Ju. Terima kasih ya..”, balas Romrom riang. Romrom menaikkan barang-barangnya di atas keledai kemudian Ia naik lalu berjalan menuju Desanya. ***** Sepanjang perjalanan, Romrom bersenandung ria sambil memikirkan betapa bahagianya Ia akan segera melamar Juju. Tiba-tiba ada seekor burung merpati yang mengikutinya. Romrom tersadar akan keberadaan burung merpati yang terus mengikutinya sejak Ia melewati beberapa rumah dari rumah Juju. Kenapa burung ini ngikutin terus, sih??, batin Romrom yang mulai merasa tak nyaman. Sampai pada akhirnya burung berwarna abu-abu kehitaman itu terbang mengitari kepala Romrom, dan........CPLUUKK!! “Aaaaaarrgghh... Burung rese!! Dia kira gw WC apa?!! Hadoooh...”, geram Romrom dibuatnya, ternyata sejak tadi burung itu cuma mau numpang pup di atas kepala Romrom. Malangnya Romrom, karena itu adalah pertanda buruk. Tapi Romrom tidak menyadarinya. ***** Akhirnya, sampailah Romrom di rumahnya. Ia segera menurunkan barang-barang dari keledainya kemudian Ia masuk ke rumah untuk segera membicarakan kabar gembira ini kepada Ayahnya, namun sebelum Romrom angkat bicara, Romrom melihat wajah Ayahnya yang teramat sangat kesal, bete, jutek, cuek kayak bebek itu sedang memelototi dirinya. Niat Romrom urung, Ia lalu bertanya, “ada apa Ayah? Apa yang terjadi di rumah selama aku pergi?”. Tanpa banyak bicara, Pak Dedi segera melayangkan sendal jepit ke arah Romrom lalu berkata, “ada apa? Kamu masih bisa bertanya ADA APA??!!!”, Ayah Romrom tampak sangat marah. “Ayah...”, ucap Romrom lirih. Romrom bingung 100% dengan sikap Ayahnya hari ini. Apa yang membuat Ayah jadi semarah ini...??, Romrom bertanya dalam hati, namun sayangnya Ia tak akan mendapatkan jawaban jika tak bertanya langsung. Akhirnya Ia memberanikan diri untuk bertanya lagi, “sebenarnya apa yang salah, Yah? Apa yang membuat Ayah begitu marah??”. “kamu...KAMU!! KENAPA KAMU BOHONG PADA AYAH??!!!”, nada Ayah begitu kesal dan kecewa. “Kamu bilangnya apa saat pamit pergi kemarin?!! Tapi Ayah dengar dari orang-orang bahwa mereka melihat kamu di desa sebelah sedang di maki-maki orang tua seorang gadis!!”, terang Ayah Romrom. “maaf, Yah... Rommy takut Ayah melarang Rommy pergi jika Rommy bilang ingin bertemu kembang desa dari desa Suka-suka...”, ucap Romrom berharap mendapat pengertian dari sang Ayah. “Tidak!! Ayah tidak mau dengar alasan-alasan kamu! Ayah kecewa denganmu, Rom!!!”, “tapi, Yah... Romrom ingin meminang gadis itu, Yah...”, “Apa-apaan kamu?!! Memangnya apa bibit bebet dan bobotnya?! Ayah dengar dia hanya anak petani timun!! Tidak, Ayah tidak setuju...!!!”, Ayah Romrom benar-benar menentang keinginan anaknya, Romrom pun tak dapat berbuat bahkan berkata apa-apa lagi jika Ayahnya masih begitu marah. Romrom kecewa dan sedih akan perbuatannya dulu, penyesalan memang selalu datang belakangan. Akhirnya Ia memutuskan untuk bicara lagi saat Ayahnya sudah merasa tenang. *****

Cerpen : Romrom n’ Juju (part 2)

Di sisi lain, Ibu masih marah, namun emosinya itu membuat perutnya lapar... KRUUUYUUGG~~ -__-“ “Ibu kenapa anak tadi diusir??”, tanya Bapak. “Biar aja. Emang dia punya apa berani mau meminang anak kita, Pak?? Ojan jauh lebih baik. Ojan kan..”, “..bisnismen yang masa depannya jelas, ya, Bu? Tapi apa ibu tau kalau Juju sedang sedih saat ini?”, ungkap Bapak. “sedih karena apa? Karena pria asing yang hanya 5 menit bertemu dia terus Ibu usir? Aneh tau Pak! Udahlah Ibu laper mau makan apel ini dulu, katanya manis, awas aja kalau bohong dia!”, Ibu pun memakan apel ajaib itu. Tiba-tiba perasaan Ibu menjadi ringan, nggak uring-uringan lagi, dan yang dikatan Rommy tadi benar bahwa apel ini rasanya manis. Ibu pun merasakan ketulusan Rommy. Tanpa sadar Ibu menitikkan air mata dan berkata, “apa yang sudah Ibu lakukan?? Aku..aku..hanya memikirkan egoku seorang tanpa memikirkan perasaan Juju, Pak... hiks..”, Ibu yang tersadar akan ketulusan Rommy menangis di pelukan Bapak. “Ibu menyesal, Pak...hiks..hiks..”, “sudah, sudah, Bu..”, Bapak tampaknya hanya butuh usaha kecil untuk menenangkan Ibu. “Aku harus cari anak itu, Pak, sebelum dia pergi terlalu jauh!”, ‘Ayo, Bapak temani...”, tawar Bapak. Ibu tersenyum kemudian pergi mencari Romrom bersama Bapak. ***** Di tepi sungai, Romrom tampak sedang termenung menanti keajaiban. “hhh... apa yang harus aku lakukan??”, bisiknya kepada diri sendiri. BLETAAK...!! “Aduuh!! Siapa tuh yang nimpuk gw??! Ckck”, sambil mengusap kepalanya yang udah benjol dua kali, Romrom mencari benda yang menimpa kepalanya tadi. Daaann, ketemu! “Hah?? Sepatu? Sepatu siapa ini jelek banget......!”. Yaa emang sepatunya udah agak butut sih, haha. Romrom celingukan, tapi nggak ada apa-apa. Masa jatuh dari langit? Kan nggak mungkin... batinnya. Ia pun menengok ke atas dan menemukan sepasang kaki yang tergantung di atas dahan dan hanya mengenakan sebelah sepatu butut, juga suara tangis perempuan hingga membuatnya merindiiiing! “WHOOAAA... SA..SA.....SADAKOO...!!!”, teriak Romrom yang panik. Karena kepanikannya, Ia pun terjungkal dan jatuh ke sungai. Beruntung Romrom jatuh di bagian sungai yang tak dalam. “Si..siapa di bawah, hiks...?”, suara itu asalnya dari atas pohon di mana Romrom melihat sepasang kaki tadi. Pemilik suara tadi pun melihat ke bawah, aaah, ternyata itu Junillia.. Untungnya bukan Sadako.. lega rasanya Romrom setelah mengetahui bahwa yang tadi dia kira Sadako ternyata adalah Juju. “Kamu sedang apa di atas sana, Junillia?”, tanya Romrom penasaran “Hanya sedang, umm, sedang menikmati angin dari atas sini, Rom”, jawab Juju, aku malu kalau ketahuan sedang menangis di sini..hiks.. “Ah, iya, anginnya pasti sejuk di atas sana...”, sahut Romrom sambil tersenyum, ia bangkit menuju pinggir sungai “Kamu kenapa tadi teriak lalu kamu sedang apa di sungai?”, tanya Juju dengan polosnya “Tadi aku... teringat dengan hantu di film horror jepang, karena mendengar suara seperti ada perempuan yang menangis. Aku terpeleset jadi masuk ke sungai, hahaha..”, jawab Romrom jujur. “Ngomong-ngomong, apa kamu yang menangis tadi?” “Uumm, mungkin aku sedang bersenandung tadi... ahaha”, elaknya. Aaah, dia dengar... :( , batin Juju “Ah, begitu...”, Romrom tersenyum lalu berkata dalam hati, mungkin Junillia malu jika terlihat habis menangis.. :) Melihat senyum Romrom, Juju jadi tersipu malu. Tiba-tiba dari kejauhan, mereka mendengar ada suara yang memanggil, “di mana kaauuu...?? Anak mudaaaaa....?”, “heeeii, anak mudaaa, di mana kamuuu?”. Rupanya itu suara Ibu dan Bapak yang sedang mencari Romrom. “Aah! Itu dia di sana, Pak...”, rupanya Ibu melihat Romrom yang basah kuyub di pinggir sungai. Ibu dan Bapak langsung menghampirinya, “ya ampun, kenapa kamu basah kuyup begini, nak?”, Ibu terkejut melihat Romrom basah kuyup, kemudian berkata lagi, “maafkan Ibu, nak. Tadi Ibu sudah salah menilai kamu... Sekarang Ibu sudah sadar bahwa kamu tulus ingin meminang puteri Ibu”, “mungkin Ibu terlalu khawatir karena Juju adalah puteri satu-satunya dalam keluarga kami, karena itulah Ibu dan saya ingin Juju mendapatkan pria terbaik. Dan saya rasa, kamu orang yang tepat”, ucap Bapak sambil tersenyum. Kemudian, Ibu dan Bapak saling menatap sejenak, lalu Ibu berkata, “kami setuju, nak...” Romrom terdiam karena terkejut dan senang, wajahnya sumringah Ia pun berterima kasih kepada calon Ibu dan Bapak mertuanya, “sungguh, Bu? Terima kasih, Pak, Bu...”. Juju yang mendengar semua ucapan kedua orang tuanya pun merasa saangaaat senang. “Junillia, kamu dengar? Sebentar lagi aku akan kembali ke rumahmu untuk melamar kamu....”, janji Romrom kepada Juju yang masih sembunyi di atas rumah pohonnya. “Juju, kamu di atas sana??”, tanya Ibu Juju pun memunculkan wajahnya, kemudian mengangguk sambil tersenyum bahagia. “Maafkan Ibu karena tadi telah memaksa kamu dan berkata kasar..”, “tidak apa-apa bu, saat ini Juju sangat bahagia karena telah mendapat restu dari Ibu dan Bapak”, Juju turun dari rumah pohon memeluk Ibu, kemudian menatap Romrom, “Juju juga akan menunggu kang Romrom datang untuk menepati janjinya”. “Tapi sebelum kamu kembali ke Desamu, sebaiknya kamu keringkan dulu pakaianmu itu, nak” ucap Bapak. “Ah, baik, Pak..”, jawab Romrom malu-malu tapi mau... :p “Oh iya, Ju.. Kemarilah sebentar..”, pinta Romrom pada Juju Juju pun menghampiri Romrom dengan sedikit malu-malu, lalu Romrom mengambil sepatu butut tadi kemudian memakaikannya ke kaki Juju. Juju tersentak, kaget, malu dan senang...Ia pun berterima kasih pada Romrom, “ah, terima kasih, kang..”, dengan wajah bersemu merah. Ibu, Bapak dan Romrom tersenyum melihat kejadian yang jarang terjadi ini. ***** To be continued

Cerpen : Romrom n’ Juju (part 1)

Ini merupakan kisah lama yang sangat lama sekali, saking lamanya narator yang lama diganti dengan narator yang baru. Sepenggal kisah yang dulu pernah diceritakan oleh kakekku. Kisah tentang Romrom n’ Juju. Sedikit mirip kisah Romeo n’ Juliet memang, liat aja judulnya juga mirip. Begini kisahnya... Suatu hari di Desa Suka-suka, lahirlah seekor kambing jantan dengan muka melas (???) eh, maksudnya lahirlah seorang puteri dari sepasang petani timun. Puteri kecilnya lahir di pinggir jurang Jumella, karena waktu itu si ibu nekat ngidam piknik di pinggir jurang, dan karena lahirnya bulan Juni hampir Juli, diberilah nama Junillia kepada puterinya (disingkat Juju). Juju lahir di pinggir jurang, artinya dia adalah seorang pelaut (???!!!). Yaa karena lahir di tempat yang tidak se-lazim-nya, Juju memiliki kepribadian yang tegar, dan kuat (bukan supermen ya). Selain itu Juju juga terkenal sebagai kembang desa di Desa Suka-suka karena parasnya yang cantik juga kebaikan hatinya. Berita tentang kembang desa yang satu ini sampai ke desa-desa sebelah. Ternyata, di Desa Suka Kamu ada seorang pria yang merupakan anak kepala desa mendengar berita tersebut. Karena penasaran, pria yang kerap di sapa Romrom ini memulai perjalanannya menuju Desa Suka-suka. Tapi sebelumnya Romrom pamit dulu sama Ibu dan Bapak, pamitnya mau maen ke rumah temen padahal mau nyamper cewek... ***** Juju tidak mengetahui bahwa dirinya saat ini merupakan buah bibir sampai ke desa tetangga, kalau dia tau, pasti makin narsis. Keluarga Juju yang merupakan keluarga biasa-biasa saja dan tergolong biasa aja gitu, sedang asik kumpul makan bersama di teras rumah. Mereka asik ngelalap timun sama kemangi pake sambel terasi (sedeeep beneeer), tiba-tiba Ibu Juju memulai pembicaraan, “Ju, tadi kamu udah motong-motong berapa timun yang buat acar, Ju?”. Juju menjawab dengan polosnya, “ehm, sudah satu, dua, tiga, empat, lima,,, aduuh Juju lupa Bu. Juju itung dulu deh Bu...”. “Etdah, apa yang mau diitung, Ju? Lah kan timunnya udah kamu cincang-cincang, begimana ngitungnya coba?”, Bapak nyelak duluan sebelun Juju ngacir ke dapur. “Oh iya Pak, Juju lupa... hehehe...”, cengir si Juju. “Iye, maksud Ibu tadi udah berapa kilo timun yang kamu potong tadi, Ju??”, kata Ibu. “Kayaknya ada empat kiloan, Bu...”, jawab Juju. “Ehm...”, Ibu mendehem doang. Tiba-tiba suasana jadi berasa nggak enak pas Ibu bilang..... “Ju, kamu tau nggak orang yang mesen acar timun kita ini?”, tanya Ibu. Juju diam sejenak, konsentrasi, tatap mata Juju.....lalu menjawab, “ooh, kang Ojan kan, Bu?”. “Iya, Ojan. Ojan sekarang jadi pebisnis loh, Ju. Hebat ya dia”, kata Ibu, promosi. “Wah, iya hebat... Isterinya kayak apa ya, Bu?”, tanya Juju iseng. “Yang pasti mah, isteri orang seperti Ojan pasti cantik, baik hati, tidak sombong serta rajin menabung, Ju. Ya seperti kamu gitu calon isterinya Ojan.”, sambil melirik Bapak yang lahap ngelalap. Kenapa si Ibu ya??, batin Bapak. Juju masih membayangkan isteri Ojan sambil cengengesan gak sadar. ***** Di sisi lain, Romrom yang sedang dalam perjalanan menuju Desa Suka-suka mendapat sedikit trouble, nih! “wah! Ada nenek nyebrang!!!”, Romrom kaget melihat kemunculan nenek bertudung hitam itu tiba-tiba muncul di tengah jalan. CKIIIITTT....... otomatis Romrom menghentikan keledainya yang mirip kuda itu. Terjungkalah Romrom, lalu jatuh tepat di atas pup kerbau #iiuuuuhh. Aappeeesss~ batin Romrom dalam hati. Nenek tadi lalu menghampiri Romrom yang celemotan “itu” kerbau dan berkata, “cu, kamu tidak apa-apa, cu? Maafkan nenek ya, cu... hihiihiihiih”. Hih?! Nenek ketawanya serem amat... batinnya lagi. “ah, nggak apa-apa nek. Kebetulan di sana ada sungai, saya bisa bersihkan “ini” kerbau di sana.” Sambil tersenyum lalu menuju sungai Romrom langsung mencuci wajah dan rambutnya dengan sabun cuci muka. “Puaahh, segaaarr....”, kata Romrom seusai cuci muka. Ia kaget karena nenek tadi masih ada di dekat keledainya. “loh, nek, kok masih di sini? Saya fikir nenek sudah pulang”, tanyanya. Nenek itu tersenyum lalu mengeluarkan sebuah apel merah kemudian di berikannya kepada Romrom yang sedang bingung itu. Semakin bingunglah si Romrom, Lah, kenapa nenek ini malah ngasih saya apel? Terima nggak ya??? Seperti bisa membaca apa yang Romrom fikirkan, sang nenek berkata, “Terimalah, cu. Ini sebagai permintaan maaf nenek karena membuatmu kaget, hihihihiiih”, “ehm, tidak apa-apa kok nek..”, sambil tersenyum Romrom menolak dengan halus. Tapi nenek tidak menyerah, “terimalah, karena ini bukan apel biasa. Mungkin apel ini bisa membantumu jika suatu saat kau membutuhkannya”, jelas si nenek. Nenek lalu mengeluarkan kantung dan menaruh apel tadi ke dalamnya, beliau mengeluarkan apel lagi lalu berkata, “ini sebagai permintaan maaf karena sudah membuatmu jatuh di atas “itu” kerbau, hihihihiiih”, beliau masukan lagi ke dalam kantung, lalu mengeluarkan satu apel lagi, tapi sebelum nenek angkat bicara, Romrom menyela, “ah, maaf nek. Nenek punya kantong doraemon ya? Nenek kan nggak bawa tas, kok bisa ngeluarin apel? Tiga buah pula...ckckck”, decaknya kagum. “hihihihiiih, bukan, cu.. nenek sebenernya bawa tas ransel nih di belakang”, sambil nunjuk ke punggungnya. “oalaah, saya kira itu punggung nenek yang udah osteroporosis...”, BUUUGG!! “sembarangan kamu, cu!!”. Nenek memberikan kantung yang berisi tiga buah apel ajaib tadi kepada Romrom yang benjol di keplak tas ransel yang isinya apel semua. Sambil berlalu pergi, nenek berkata, “berikan apel-apel itu kepada orang-orang yang menentangmu, cu. Jika perkataanmu jujur setulus hati, orang-orang yang menentang perkataanmu pasti akan luluh. Percayalah.....” Begitu buka mata, si nenek sudah tidak ada. “aduuh nek, kemana si nenek ngilang cepet bener..ckck, hebat..”, sambil meringis ngusap-ngusap benjol. Romrom menyimpan apelnya lalu melanjutkan berjalanan. Satu kilometer kemudian sampailah Ia di depan rumah Juju. Segera Romrom mengetuk pintu rumah Juju yang emang udah agak reot, TOK TOK TOOK... “yaaa...??”, muncul sahutan dari samping rumah. Ternyata itu Juju!! Romrom terpesona pada pandangan pertamanya melihat Juju yang datang menghampirinya. Romrom tidah dapat mengendalikan fikirannya, tanpa ia sadari bahwa mulutnya terbuka nganga (awas kemasukan laler). “Maaf, akang cari siapa ya?”, tanya Juju yang heran melihat pria itu ngalamun. “Eh, ya? Kenapa? Aduh.. Anu..”, Romrom gelagapan grogi. Wah, bener-bener deh, baru kali ini ada wanita secantik dia... Inikah rasanya jatuh cinta pada pandangan pertama??, ucap Romrom dalam hati sambil senyum-senyum. Juju agak bingung dengan kelakuan pria ganteng (Romrom memang lumayan ganteng ceritanya) di hadapannya itu. Tapi, semakin Juju memperhatikan wajah Romrom, Ia seperti terhisap kedalamnya... Romrom laksana spons yang meresap Juju ke dalam hatinya. Juju pun merasakan rasa yang lucu dan menggeletik dari dalam hatinya. “juu.... Jujuuuu...!! JUJUUUU!!!!”, teriak Ibu dari kebon timun. “Astaga, Ibu?? Iya, Bu, ada apaa??”, sahut Juju. Juju baru saja ingin pergi meninggalkan pria asing tadi, tapi, belum sempat Juju menghampiri Ibunya, ditariklah tangan Juju oleh Romrom... “Tunggu....”, pintanya. “Ada apa? Tapi saya dipanggil Ibu saya”, elak Juju. “Sebentar. Perkenalkan, saya Rommy. Boleh saya tahu namamu wahai bidadari yang turun ke hatiku?”, pinta Romrom sebentar. Dengan agak tersipu, Juju menjawab, “aku Junillia...”, Juju pun berlari ke dapur menghampiri Ibunya. Wajahku kenapa panas beginii...??, batin Juju sambil memegangi wajahnya yang merah merona. Tapi, Ibu Juju yang melihat semua kejadian tadi tidak mau tinggal diam. Ibu bertanya dengan sedikit jutek, “Juju, siapa pria asing tadi? Sepertinya bukan dari Desa sini! Ada urusan apa dia??”. “Juju juga kurang tahu, Bu. Tadi aku cuma bicara sebentar sampai Ibu memanggil Juju tadi”, jawabnya. “Kamu tahu tidak? Tidak baik bicara dengan orang asing.... ngerti?!”, ucap Ibu tegas. “Iya, Bu. Tapi perasaan Juju bilang kalau dia bukan pria jahat, Bu”, ucap Juju dengan polosnya. “Fikiran orang mana kita tahu, sih, Ju.”, cela Ibu. Juju terdiam #speechless. “Mending sama yang pasti-pasti ajalah, Ju... Ojan tuh orangnya baik, masa depannya juga terjamin..... Masa depan Ojan jelas, jelas-jelas dia bisnismen, udah jelas punya uang.... Lebih baik kamu coba pacaran sama Ojan, Ju”, promo lagi nih Ibu. “tapi Juju nggak ada perasaan khusus ke kang Ojan, Bu..” “euleuh euleuh... perasaan khusus mah lama-lama juga timbul! Coba dulu lah kamu pedekate sama Ojan...” “tapi, Bu........” “nggak ada tapi-tapian. Kamu tunggu di sini, jangan ke depan!”, lalu Ibu berjalan ke depan menghampiri Romrom. “ah, selamat siang, Bu...”, sapa Romrom basa-basi “kamu siapa? Ada urusan apa di rumah saya?”, tanya Ibu tanpa basa-basi “perkenalkan, Bu, nama saya Rommy. Saya dari Desa Suka Kamu. Iya, saya ke sini karena ingin bertemu dengan kembang desa Suka-suka yang sedang jadi buah bibir..”, jelas Romrom “Oh, dari desa sebelah..pantas Ibu nggak pernah lihat kamu di sini. Sudah ketemu kan sama anak saya yang kembang desa Suka-suka?” ucap Ibu tegas Sambil cengar-cengir Romrom menjawab, “iya, sudah, Bu..” “terus mau apa lagi kamu?”, rada jutek nih Ibu nanyanya.. “begini, Bu, saya suka sama Junillia anak Ibu. Saya ingin langsung melamar Junillia, bu..”, pinta Romrom baik-baik kepada Ibu Juju. “oo, tidak bisa. Juju sudah saya jodohkan dengan bisnismen dari desa sini. Lebih baik kamu pulang saja sana!” tegasnya “tapi, kan baru dijodohkan. Sementara saya ingin melamarnya, Bu..”, pinta Romrom “PULANG..!!!”, Ibu Juju naik darah Teringat perkataan nenek yang bawa ransel tadi, Romrom mengeluarkan kantung apelnya dan mengeluarkan sebuah apel yang kemudian diberikannya kepada Ibu Juju sambil berkata, “kalau begitu, ini ada oleh-oleh dari saya untuk Ibu..” “apa-apaan kamu memberi saya apel hanya sebuah?!!”, Ibu Juju merasa terhina dan marah “tapi ini bukan apel biasa, bu. Apel ini rasanya manis seperti ketulusan saya yang ingin meminang puteri Ibu, dan apel ini khusus saya berikan hanya untuk Ibu. Setelah Ibu menerima apel ini, saya akan pergi..”, jelas Romrom dengan wajah agak kecewa karena mendapatkan Ibu Juju yang tidak setuju... “baiklah! Tapi setelah ini kamu pergi..!”, Ibu mengambil apel tersebut dari tangan Romrom dengan kasar, dan Romrom menjawab, “iya”. Sebenarnya sejak tadi, Bapak dan Juju mengintip dari balik jendela rumah. Juju sedih, karena pria yang membuat hatinya menggelitik akan segera pergi. Juju berlari ke rumah pohonnya di pinggir sungai, duduk di sana sambil termenung membayangkan dirinya berpacaran dengan pria kamseupay sejenis Ojan, meskipun Ojan kaya tapi bukan kekayaan yang Juju inginkan. Juju hanya ingin perasaan lucu yang menggelitik itu muncul, tapi hanya pada Rommy-lah perasaan itu muncul. Untuk pertama kalinya, Juju, gadis tegar ini menitikkan air matanya. ***** To be continued